Representasi
pengetahuan adalah cara untuk menyajikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam
suatu skema/diagram tertentu dapat diketahui relasi antara pengetahuan dengan
pengetahuan yang lain dan dapat dipakai untuk menguji kebenaran penalarannya.
REKAYASA
ONTOLOGI
Rekayasa ontologi
merupakan suatu teori tentang makna dari suatu objek, property dari suatu
objek, serta relasi objek tersebut yang mungkin terjadi pada suatu domain
pengetahuan. Pada tinjauan filsafat, ontology adalah studi tentang sesuatu yang
ada. Selain itu ontology adalah sebuah konsep yang secara sistematik
menjelaskan tentang segala sesuatu yang ada atau nyata.
Secara umum, ontology
digunakan pada Artificial Intelligence (AI) dan persentasi pengetahuan. Segala
bidang ilmu yang ada di dunia, dapat menggunakan metode ontology untuk dapat
berhubungan dan saling berkomunikasi dalam hal pertukaran informasi antara
sistem-sistem yang berbeda.
Untuk dapat digunakan,
sebuah ontology harus diekspresikan dalam notasi yang nyata. Sebuah bahasa
ontology adalah sebuah bahasa formal dari sebuah pembuatan ontology. Beberapa
komponen yang menjadi struktur ontology, antara lain :
1) XML Menyediakan
sintaksis untuk output dokumen terstruktur, tetapi belum dipaksakan untuk
dokumen XML menggunakan semantic constrains.
2) XML Schema
Bahasa untuk pembatasan struktur dari dokumen XML.
3) RDF Model
data untuk objek (’resources’) dan relasi diantaranya, menyediakan
semantic yang sederhana untuk model data tersebut, dan data model ini dapat
disajikan dalam sintaks XML.
4) RDF Schema Adalah
kosa kata untuk menjelaskan properties dan classes dari sumber RDF, dengan
sebuah semantics untuk hirarki penyamarataan dari properties dan classes.
5) OWL Manambahkan
beberapa kosa kata untuk menjelaskan properties dan Classes, antara lain :
relasi antara classes (misalkan disjointness), kardinalitas (misalkan ’tepat
satu’), equality, berbagai tipe dari properties, karakteristik dari properties
(misalkan symmetry), menyebutkan satu persatu classes.
Berbagai bahasa yang
menyusun ontology, seperti yang telah dijelaskan di atas memiliki kedudukan
tertentu dalam struktur ontology. Setiap layer akan memiliki fungsi tambahan
dan kompleksitas tambahan dari layer sebelumnya. Pengguna atau User yang
memiliki fungsi pemrosesan layer paling rendah dapat memahami walaupun tidak
seluruh ontology yang terletak di layer atasnya.
Dalam setiap layer
tersebut, masing-masing bagian memiliki fungsi masing-masing :
1) XML memiliki
fungsi menyimpan isi halaman web
2) RDF adalah layer
untuk merepresentasikan semantik dari isi halaman tersebut
3) Ontology layer
untuk menjelaskan vocabulary dari domain
4) Logic Layer
memungkinkan untuk mengambil data yang diinginkan
Dapat diambil
kesimpulan, ontology adalah sebuah uraian formal yang menjelaskan
tentang sebuah konsep dalam sebuah domain tertentu (class, terkadang disebut
konsep), properti-properti dari masing-masing konsep menjelaskan bermacam-macam
corak dan atribut dari sebuah konsep (slots, terkadang
disebut roles atau properti-properti), dan batasan-batasan
(facets,terkadang disebut rolerestrictions).
Sebuah ontology bersama
dengan beberapa set instances dari class membentuk sebuah
presentasi pengetahuan. Secara umum, ontology digunakan pada
kecerdasan buatan dan persentasi pengetahuan. Segala bidang ilmu yang ada di
dunia, dapat menggunakan metode ontology untuk dapat berhubungan dan
saling berkomunikasi dalam hal pertukaran informasi antara sistem-sistem yang
berbeda.
Cara-cara lama:
· List, digunakan pada LISP
· Predicate Calculus, digunakan pada Prolog
· Tree, untuk heuristic search
Karakteristik RP (Representasi Pengetahuan) :
· Dapat diprogramkan
· Dapat dimanfaatkan untuk penalaran, menggambarkan kesimpulan sebagai fungsi kecerdasan
Hal yang berhubungan dengan RP:
· Object pengetahuan itu sendiri
· Event: kejadian-kejadian dalam dunia nyata dan hubungannya
· Performa: bagaimana melakukan suatu tugas tertentu
· Meta knowledge: pengetahuan tentang pengetahuan yang direpresentasikan
Secara singkat, represntasi pengetahuan diklasifikasikan menjadi 4 kategori.
1) Representasi logika
2) Representasi procedural
3) Representasi network
4) Representasi terstruktur
· List, digunakan pada LISP
· Predicate Calculus, digunakan pada Prolog
· Tree, untuk heuristic search
Karakteristik RP (Representasi Pengetahuan) :
· Dapat diprogramkan
· Dapat dimanfaatkan untuk penalaran, menggambarkan kesimpulan sebagai fungsi kecerdasan
Hal yang berhubungan dengan RP:
· Object pengetahuan itu sendiri
· Event: kejadian-kejadian dalam dunia nyata dan hubungannya
· Performa: bagaimana melakukan suatu tugas tertentu
· Meta knowledge: pengetahuan tentang pengetahuan yang direpresentasikan
Secara singkat, represntasi pengetahuan diklasifikasikan menjadi 4 kategori.
1) Representasi logika
2) Representasi procedural
3) Representasi network
4) Representasi terstruktur
2. PENGKATEGORIAN
DAN OBJEK
Komposisi fisik
Komposisi adalah tata
susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasan dalam
suatu karya seni rupa.jadi komposisi fisik adalah susunan kesatuan dari suatu
bentuk fisik atau yang dapat dilihat.
Pengukuran
Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan ukur. Pengukuran juga dapat diartikan sebagai pemberian angka tehadap suatu atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh seseorang, hal, atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas dan disepakati. Pengukuran dapat dilakukan pada apapun yang dibayangkan, namun dengan tingkat kompleksitas yang berbeda. Misalnya untuk mengukur tinggi, maka seseorang dapat mengukur dengan mudah karena objek yang diukur merupakan objek kasat mata dengan satuan yang sudah disepakati secara internasional. Namun hal ini akan berbeda jika objek yang diukur lebih abstrak seperti kecerdasan, kematangan, kejujuran, kepribadian, dan lain sebagainya sehingga untuk melakukan pengukuran diperlukan keterampilan dan keahlian tertentu.
Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan ukur. Pengukuran juga dapat diartikan sebagai pemberian angka tehadap suatu atribut atau karakteristik tertentu yang dimiliki oleh seseorang, hal, atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas dan disepakati. Pengukuran dapat dilakukan pada apapun yang dibayangkan, namun dengan tingkat kompleksitas yang berbeda. Misalnya untuk mengukur tinggi, maka seseorang dapat mengukur dengan mudah karena objek yang diukur merupakan objek kasat mata dengan satuan yang sudah disepakati secara internasional. Namun hal ini akan berbeda jika objek yang diukur lebih abstrak seperti kecerdasan, kematangan, kejujuran, kepribadian, dan lain sebagainya sehingga untuk melakukan pengukuran diperlukan keterampilan dan keahlian tertentu.
Substansi
Watak sebenarnya,inti
dari sesuatu.
Objek
Sesuatu yang sedang
dibicarakan/dijadikan pokok acuan/target.
3. AKSI, SITUASI
DAN KEJADIAN/EVENT
Aksi
Adalah tindakan yang
dilakukan berdasarkan suatu kejadian.
Situasi
Keadaan sekitar yang
sedang berlangsung.
Kejadian/Event
Sesuatu yang sedang
terjadi di sebuah lingkungan dimana terjadi pada waktu yang sedangberlangsung
maupun yang telah terjadi.
4. MENTAL OBJEK
a. Pengetahuan dan Kepercayaan
a. Pengetahuan dan Kepercayaan
adalah informasi yang
diketahui atau disadari oleh manusia, atau pengetahuan adalah berbagai gejala
yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan indrawi dari suatu sikap
yang ditunjukkan manusia saat dia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa
dirinya telah mencapai kebenaran.
b. Pengetahuan Waktu dan Aksi
Merupakan ilmu pengetahuan
dari tindakan yang dilakukan berdasarkan suatu kejadian berdasarkan waktu
kejadian.
5. SISTEM PENALARAN
UNTUK PENGKATEGORIAN : JARINGAN SEMANTIK, LOGIKA DESKRIPSI
Jaringan semantik
Jaringan semantik
adalah gambaran pengetahuan grafis yang menunjukkan hubungan antar
berbagai objek, terdiri dari lingkaran-lingkaran yang dihubungkan dengan
anak panah yang menunjukkan objek dan informasi tentang objek-objek
tersebut. Dalam mata kuliah Pengantar Kecerdasan Buatan script merupakan
representasi pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dikenal
sebagai pengalaman-pengalaman yang menggambarkan urutan peristiwa.
Terdapat enam elemen script, yaitu :
1. Kondisi input,
merupakan kondisi yang harus dipenuhi sebelum terjadi.
2. Track, yaitu
variasi kemungkinan yang terjadi.
3. Prop, yaitu objek
yang digunakan dalam suatu peristiwa.
4. Role, yaitu peran
dalam suatu peristiwa.
5. Scene, yaitu adegan
dalam suatu peristiwa.
6. Hasil, yaitu
kondisi setelah terjadinya urutan peristiwa.
Deskripsi logika
deskripsi logika
(deskripsi jamak logika) (logika) Salah satu keluarga bahasa
representasi pengetahuan yang dapat digunakan untuk mewakili definisi
konsep domain aplikasi (dikenal sebagai pengetahuan terminologi) dalam
cara yang terstruktur dan formal dipahami dengan baik.
6.
PENALARAN DENGAN INFORMASI DEFAULT
Penalaran dengan informasi default adalah proses yang berhubungan dengan pengetahuan, fakta, dan strategi pemecahan masalah (problem solving) oleh manusia untuk mendapatkan informasi baru dari informasi yang sudah diketahui (pengetahuan) yang ada relasinya untuk mendapatkan konklusi/penyelesaian.
Penalaran dengan informasi default adalah proses yang berhubungan dengan pengetahuan, fakta, dan strategi pemecahan masalah (problem solving) oleh manusia untuk mendapatkan informasi baru dari informasi yang sudah diketahui (pengetahuan) yang ada relasinya untuk mendapatkan konklusi/penyelesaian.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar